Galeri

Kereta Api, Dari Dulu Hingga Sekarang


Melihat gambar sejarah ditahun perjuangan Indonesia, kereta api merupakan transportasi favorit. Walaupun hanya berupa gambar tapi foto itu membuat sebuah pandangan akan kebutuhan transportasi yang meningkat, padahal saat itu kebutuhan industri belum seperti saat ini. Mulai dari zaman kependudukan kolonial Belanda hingga berganti masa penjajahan Jepang, kereta api merupakan kebutuhan utama sebagai transportasi hasil bumi.

Angkutan kereta api merupakan solusi mengatasi permasalahan kronis kemacetan di kota besar. Untuk jarak di bawah 2000 km, kereta api di beberapa negara mampu bersaing dengan pesawat terbang dihadapkan pada kesibukan lalu-lintas udara, juga pembangunan bandara semakin ke pinggir kota. Berbeda dengan kereta api, selain bebas macet, penumpang dapat turun langsung di stasiun jantung kota.

Di Indonesia sekarang, kereta api hanya bisa dijumpai di Pulau Jawa dan Sumatera. Bagi yang belum pernah naik kereta api, pasti dibuat penasaran. Pada mulanya kereta api digunakan pemerintah kolonial untuk mengangkut hasil bumi seperti: kina, tembakau, atau teh, dari daerah sumber perkebunan menuju pelabuhan laut. Dengan angkutan kereta api memudahkan pengiriman hasil bumi dijual di pasar Eropa. Perkembangan selanjutnya, digunakan pula untuk mengangkut penumpang. Kereta api cukup serba guna dapat mengangkut dalam jumlah besar. Di masa perjuangan, peran kereta api sangatlah besar. Sejarah mencatat, peran kereta api dalam distribusi logistik untuk keperluan perjuangan dari Ciroyom (Bandung) ke pedalaman Jawa Tengah, mobilisasi pejuang di wilayah Yogyakarta-Magelang-Ambarawa, hingga hijrahnya pemerintahan RI dari Jakarta ke Yogyakarta (1946).

sepur, kereta Belanda, sepur medan, kereta medan
Sepur, salah satu peninggalan Belanda di MedanPT. Kereta Api (Persero) memiliki kantor pusat di di Jalan Perintis Kemerdekaan Nomor 1 Bandung 40117. Struktur organisasi PT. Kereta Api (Persero) di tingkat pusat terdapat Board of Director dengan seorang Direktur Utama dan 5 Direktur mengepalai Direktorat. Di tingkat daerah, terdapat 9 Daerah Operasional (Daops) di Jawa dan 3 Divisi Regional (Divre) di Sumatera yang membawahi stasiun-stasiun kereta api dalam wilayah kerjanya.Adapun Daerah Operasional di Jawa adalah:

Daops I Jakarta

Daops II Bandung

Daops III Cirebon

Daops IV Semarang

Daops V Purwokerto

Daops VI Yogyakarta

Daops VII Madiun

Daops VIII Surabaya

Daops IX Jember

PT. Kereta Api (Persero) memiliki 3 Divisi Regional di Sumatera, yaitu Divre I Sumatera Utara dan NAD, Divre II Sumatera Barat dan Divre III Sumatera Selatan. Di samping itu PT. Kereta Api (Persero) memiliki 3 anak perusahaan, yakni PT. Reska bergerak di bidang Restoran Kereta Api, PT. RaiLinkbergerak di bidang konstruksi dan PT. KA Komuter Jabodetabek di bidang angkutan wilayah perkotaan Jakarta dan sekitarnya.

Perkembangan kereta api

Perkembangan teknologi perkereta-apian berkembang pesat setelah mesin uap ditemukan olehJames Watt tahun 1769. Penemuan ini mendorong Nicolas Cugnot membuat kendaraan beroda tigaberbahan bakar uap dikenal orang-orang sebagai kuda besi. Kemudian Richard Trvithick tahun 1809 memperagakan kereta api penumpang yang ditarik lokomotif uap pada suatu jalur di London sebagai awal mula kereta api. Sementara perjalanan kereta api komersial pertama dilakukan, 15 September 1830 menghubungkan Liverpool-Manchester (Inggris) ditarik lokomotif uap buatan George Stephenson (1829). Setelah itu dilakukan penyempurnaan dan penyempurnaan dilakukan untuk mendapatkan lokomotif uap lebih efektif, berdaya besar dan mampu menarik kereta lebih banyak.

Penemuan dinamo listrik oleh Michael Faraday (1831) mengilhami para ahli untuk membuatperalatan listrik dan motor listrik. Motor listrik kemudian digunakan untuk membuat trem listrik sebagai cikal bakal kereta api listrik (KRL). Begitu pun, Rudolf Diesel (1897) menemukan mesin disel berbahan bakar solar, digunakan pula untuk mesin penggerak lokomotif kereta api menjadi lebih bertenaga dan efesien. Perkembangan teknologi berkembang pesat terutama di bidang kelistrikan dan magnet,sehingga dibuatlah kereta api magnet super-cepat. Kereta api super-cepat itu dioperasikan pertama kali di Jepang menandai dibukanya Olimpiade Tokyo (1964) ternyata meraih sukses luar biasa. Dalam waktu 3 tahun kereta api peluru Shinkansen saat itu dapat melayani 100 juta penumpang.

Jalur Yang Dibangun Dengan Darah

Sejarah kereta api di Indonesia dimulai sejak Jum’at, 17 Juni 1864. Saat itu Gubernur Hindia-Belanda berkuasa, Mr. L.A.J. Baron Sloet van den Beele di desa Kemijen (Semarang) melakukan pencangkulan pertama sebagai simbol pembangunan kereta api di Indonesia. Pembangunan itu dipelopori perusahaan swasta NV. NISM dipimpin Ir. J.P. de Bordes menghubungkanKemijen-Tanggung sepanjang 25 km. Rel kereta api ini akhirnya dibuka untuk angkutan umum pada hari Sabtu, 10 Agustus 1867. Rel ini kemudian dilanjutkan jalur rel Semarang-Surakarta sepanjang 110 KM pada tanggal 1870.

1307206333844763314Semasa penjajahan kolonial Belanda pembuatan jalur kereta api menggunakan cara yang merugikan bangsa, kerja rodi, dan bahkan pada saat pemerintahan Jepang berkuasa puluhan ribu jiwa dikorbankan hanya untuk membangun sebuah jalur kereta api di Sumatera. Belum lagi mereka yang terpisah dari keluarga, derita itu sepertinya tak hilang begitu saja.

Sepur, sebutan kereta api pada saat itu yang digunakan sebagai transportasi penjajah yang melewati setiap daerah rempah yang subur. Kemudian membawa muatan itu hingga ke negeri pemeras hingga bertahun tahun. Seberapa besar kerugian yang kita peroleh? darah dan hasil bumi tidak terhitung jumlahnya. Tapi inilah peperangan, nilai keuntungan tetap diperhitungkan sekalipun harus memusnahkan bangsa terjajah.

Setelah masa penjajahan berakhir, kereta api masih tetap menjadi alat transportasi utama di negeri kita. Gerbong kereta selalu penuh dan berlebih muatan, hingga setiap daerah yang telah dibangun jalur Sepur menjadi bagian pemerintah dalam peningkatan ekonomi. Sebagian besar jalur Sepur atau kereta api melintasi daerah perkebunan dan pertambangan. Selain digunakan sebagai alat transportasi industri pemerintah juga mengembangkan transportasi umum untuk memenuhi kebutuhan dan perkembangan daerah tersebut.

“Kakek lebih senang naik Sepur saat berbelanja ke Kota” Sebuah kebanggan tersendiri bagi sang Kakek, walaupun saat menaiki Sepur harus berdesakan hingga gerbong seakan membengkak. Jalur kereta api terus ditambah, hingga bertahun tahun setelah kemerdekaan transportasi ini tetap menjadi kebutuhan utama.

Keberhasilan ini mendorong investor saat itu membuka jalur rel di kota lain di Jawa, seperti: Bandung–Batavia (via Cianjur/1884), Bandung–Yogyakarta–Surabaya (1894), Bandung–Batavia (via Purwakarta/1900), Semarang-Cirebon (1914), Semarang–Kedungjati (1871), Batavia–Bitenzorg/Bogor (1873), Surabaya–Pasuruan (1878), Bangil–Malang (1879), Sidoarjo–Mojokerto (1882), Kediri–Blitar–Madiun (1884), Probolinggo–Klakah (1885). Dilanjutkan jalur Lumajang–Jember–Bondowoso hingga Panarukan dan selesai 1897.

13072053031862035624

Sakalibel, jembatan 15 tiang di banyumas (www.semboyan35.com)

Pemerintah kolonial pun membangun jalur rel di luar Pulau Jawa, seperti: Kamal-Kalianget di P. Madura 1901.Pembangunan kereta api dilakukan di Pulau Sumatera, yaituUlelee-Aceh (1876). Penemuan cadangan batu bara di Sawahlunto mendorong pemerintah Hindia-Belanda membangun rel di Sumatera Barat (1896). Cikal bakal jaringan rel di Sumatera Utara Medan-Labuhan (1883) sepanjang 17 km. Adapun pembangunan rel di Sumatera Selatan selesai 1927, yaitu Kertapati-Prabumulih sepanjang 78 km. Firma de Groot, salah satu perusahaan kontraktor pemenang tender saat itu berencana mewujudkan jalur rel Makassar-Manado dalam trans-Sulawesi. Akan tetapi meletusnya Perang Dunia I dan peristiwa malaise (krisis moneter) proyek ini gagal, namun sempat terbangun rel Makassar–Takalar sejauh 47 Km di tahun 1922. DiKalimantan, jalur rel kereta api belum sempat dibangun, karena Perang Dunia II, namun studi pembangunan telah dilaksanakan untuk jalur rel Pontianak – Sambas, Kalimantan Barat (220 Km).Begitu pula studi pembangunan jalur rel kereta api sudah dilakukan di Pulau Bali dan Lombok.

Isi Perut Habis, Jalur Kereta pun Mati

Di Sawah Lunto (Sumatera Barat) dulu merupakan salah satu tempat penambangan batu bara yang dibangun pada masa penjajahan, termasuk Jepang telah menodai tempat ini dengan ribuan darah. Hasil yang diperoleh dari sini tidak tanggung-tanggung, merupakan tempat penghasil tambang besar di Sumatera saat itu.

gerbong tank, gerbong industri, kereta api medan
Kereta industri yang masih beroperasi di Sumut

Saat ini kita hanya bisa melihat jalur kereta yang mati, isi perut bumi di Sawah Lunto tidak memungkinkan lagi untuk diambil. Sebagian jalur kereta itu hanya digunakan sebagai transportasi umum yang peminatnya bahkan tidak ada sama sekali. Jalur itu hanya digunakan pada saat hari libur sebagai sarana transportasi pariwisata. Ada berapa banyak jalur kereta yang mati? Padahal jalur Sepur atau kereta api itu dibangun dengan harga termahal yang ada saat ini, dibangun dengan tangan dan darah yang tidak ternilai harganya. Ketimbang membiarkan besi tua itu menghilang satu persatu, alangkah baiknya menginvestasikan pembangunan dan perawatan kereta yang akan membuat transportasi ini tetap hidup dan menjaga sejarah kita.

Gerbong Kereta Sumber Kejahatan

Dalam kasus yang beredar, kejahatan terjadi didalam gerbong terus meningkat seiring berkembangnyatransportasi kereta api. Mulai dari pelecehan seks, penodongan, pencurian, dan bahkan pemaksaandikelas ekonomi pasti terjadi untuk setiap keberangkatan.

gerbong penumpang, gerbong kereta medan, kereta api medan, gerbong kelas ekonomi
Gerbong kelas Ekonomi yang sering terjadi aksi kejahatan

Pria ini menawarkan dagangannya kepada saya, tapi saya menolak untuk membeli. Tiga orang teman lainnya datang menghampiri seraya mengeluarkan sebilah pisau dan memaksa saya untuk membeli dagangannya seharga tiga kali lipat dari harga biasanya. Mereka hanya menjajakan dagangannya disaat kereta api berhenti di satu stasiun dan turun sebelum kereta itu berangkat. Kelas ekonomi, seperti itu adanya yang rentan dengan kejahatan dan tidak terkendali, mereka bebas berkeliaran.
Bagaimana dengan pelecehan seks? Bahkan anak hilang di stasiun kereta sering terjadi. Gerbong kereta api seperti sebuah rumah hantu yang membuat penumpang merasa takut untuk masuk kedalamnya.

Eksotisme kereta api di Indonesia

13072040862031886178

Jembatan Cirahong (www.semboyan35.com)

Memang itulah sisi negatifnya, tapi di lain sisi kereta api di Indonesia memiliki nilai-nilai yang eksotis. Perjalanan kereta api melalui kota, desa, hutan, jembatan, bahkan terowongan. Jembatan kereta api terpanjang melewati dua bukit membentang dari Ciganea (Kab. Purwakarta) hingga Padalarang (Kab. Bandung Barat) yaitu Jembatan Cisomang, Cikubang dan Cibisoro. Dua jembatan disebutkan terakhir berdiri 45-50 meter di atas ngarai. Jembatan Cikubang merupakan jembatan kereta apiterpanjang di antara seluruh jembatan di pulau Jawa sepanjang 300 meter. Jembatan Cibisoro menghubungkan Cilame dengan Sasaksaat hanya 290 meter. Kereta api pun merayap menyusuri Jembatan Cisomang menjulang setinggi 100 meter di Darangdan (Kab. Purwakarta) merupakan pemandangan eksotik sangat indah diabadikan. Jembatan lainnya yang memiliki eksotisme layak diketahui yakni Jembatan Cirahong (batas Tasik-Ciamis) dengan posisi unik, yakni kereta api di atas dan di bawahnya jalan mobil (sejajar); Jembatan Serayu (di atas Kali Serayu) ; Jembatan Sakalibel (Banyumas) dan jembatanProgo yang memiliki konstruksi mengagumkan.

130720522332516714

membentang dan menjulang, jembatan Cikubang (Purwakarta)

Ada beberapa terowongan kereta api terkenal di Pulau Jawa.Terowongan Sasaksaat berada di Kampung Cipicung, Desa Sumurbandung Kec. Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Terowongan ini dibangun 1902-1903 sejauh 950 meter. Pada jalur Sukabumi – Bandung, terdapat terowongan Lampegan sepanjang 628 meter dibangun 1882. Di Jawa Tengah, tepatnya di desa Bumiagung, Rowokele (Kebumen) terdapat terowongan Terowongan Ijo sejauh 800 meter dibangun 1886. Akan tetapi, ternyata terowonganWilhelmina pada jalur Banjar-Pangandaran memegang rekor terowongan kereta api terpanjang di Indonesia yaitu 1.200 meter dibangun 1912 terletak di perbatasan desa Emplak dan Bagolo, Kalipucang – Ciamis. Di sini ada dua terowongan lagi, yakni terowongan Hendrik sepanjang 100 meter dan terowongan Julianasepanjang 200 meter. Sayang, sejak 1982 jalur kereta api ini ditutup.


KA Matarmaja di jembatan Lahor dengan bekgrund bendungan Karangkates

Kereta itu penuh sejarah, dan kita telah lupa ‘siapa kita’.

1307198074325077421

sumber :http://sejarah.kompasiana.com/2011/06/04/kereta-apiku-diumpat-dicaci-tapi-dirindukan/

http://kaget.net/kereta-api-dari-dulu-hingga-kini/

http://semboyan35.com/printthread.php?tid=955&page=28

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s